Masih Banyak yang Tidak Manfaatkan Bayar Pajak Kendaraan Online, Ini Caranya

Masih Banyak yang Tidak Manfaatkan Bayar Pajak Kendaraan Online, Ini Caranya

Bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan secara online sebetulnya bukan kabar baru. Tapi memadai disesalkan, tetap banyak masyarakat yang belum gunakan kesempatan tersebut. Padahal kecuali tersedia masyarakat yang gunakan bayar pajak kendaraan secara online sanggup dipastikan dapat bebas pungli.
Seperti yang disampaikan Kasubdit STNK Kbp. M taslim Chairuddin, berdasarkan data yang ada, masyarakat yang gunakan aplikasi pengesahan STNK, Pembayaran PKB dan SWDKLJ berasal dari 29 provinsi yang udah siap hanya rata-rata 15-16 provinsi yang gunakan atau gunakan bersama dengan rata-rata di bawah angka 500 transaksi.

“Diawal kami uji cobalah rata-rata transaksi diangka 600 ke atas. Saya bingung sebetulnya mengapa, kami siapkan aplikasi yang memudahkan masyarakat justru tidak dimanfaatkan. Padahal tidak cuman mudah, sederhana cepat dan tidak ribet, sanggup digunakan kapan saja, di mana saja, berasal dari mana saja, one stop pelayanan kami juga sekaligus menghalau budaya koruptif dan pungli,” kata Taslim.

Baca juga:
Buruan! Bebas Denda Pajak Kendaraan Tinggal Beberapa Hari Lagi Cek Pajak Kendaraan Online se-Indonesia
Taslim menambahkan, dikehendaki masyarakat sanggup lebih gunakan pembayaran kendaraan secara online.

“Jumlah penerimaan tercatat memahami dan transfaran, apa yang dibayarkan oleh masyarakat untuk negara dipastikan masuk ke kas negara bersama dengan catatan yang terlampau memahami per item pelayanan. Mestinya kecuali ini dimanfaatkan secara masif seluruh dapat diuntungkan, masyarakat dan negara,” ucap Taslim.

“Bagi kami, Korlantas kami udah sediakan proses sarana berkwalitas berbasis teknologi, bentuk nyata berasal dari pemanfaatan internet off things (IOF) dan bentuk berasal dari proses kecerdasan buatan berbasis data base. Masalah dimanfaatkan atau tidak terlampau jadi persoalan, hanya saja bisa saja sanggup membunuh semangat atau semangat untuk terus menciptakan sistem-sistem sarana yang berkwalitas bagi masyarakat secara luas,” Taslim menambahkan.

Salah satu Wajib Pajak tengah melakukan transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) gunakan JakOne Mobile di Jakarta, (21/11). Untuk memaksimalkan kemudahan bagi Wajib Pajak, Bank DKI sediakan aplikasi sarana keuangan JakOne Mobile sebagai solusi praktis untuk pembayaran PKB kapanpun dan dimanapun. Wajib pajak hanya wajib memasukkan no polisi kendaraan yang dapat dibayar lewat JakOne Mobile. Foto: dok. Bank DKI
Cara Pembayaran Pajak Kendaraan Online
Pajak tahunan dibayarkan sesuai batas masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tiap tiap kendaraan. Berbeda bersama dengan pajak lima tahunan, untuk membayar pajak motor tahunan Anda tidak melulu wajib datang langsung ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) induk.

Untuk perpanjangan pajak satu tahun sebetulnya sanggup dijalankan di gerai-gerai pembayaran pajak di tiap tiap daerah di Indonesia, juga Samsat keliling.Selain Samsat keliling, Anda juga sanggup membayar pajak tahunan motor secara online. Ada lebih dari satu cara untuk membayar pajak motor tahunan secara online. Apa saja? berikut caranya!

Baca juga:
Pelayanan Bayar Pajak Kendaraan Online Kini Bisa Diakses Kembali di PlayStore!
1. Membayar pajak lewat e-Samsat

Sebelumnya pembayaran pajak motor STNK tahunan tersedia terhadap sarana Samolnas (Samsat online nasional), tetapi nampaknya aplikasi berikut tak sanggup digunakan lagi. Sebab didalam pencarian Google Play Store juga tidak keluar untuk diunduh.

Bagi warga Jakarta, kala ini sanggup gunakan sarana e-Samsat lewat Bank. Terdapat 6 bank yang sanggup Anda gunakan, yaitu Bank DKI, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Bank Bukopin dan Maybank.

Untuk mekanismenya sanggup terdapat ragam pilihan, jadi berasal dari ATM, Internet Banking, dan mobile banking. Dalam laman Bapenda Jakarta, sarana E-Samsat Jakarta data pemilik rekening wajib mirip bersama dengan data pemilik kendaraan yang tertulis di STNK.

Signal (Samsat Digital Nasional) Foto: dok. Korlantas Polri
Syarat didalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor lewat sarana e-Samsat adalah jika maksimal tunggakkan 1 tahun dan atas nama pemilik pribadi.

Setelah berhasil melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, kamu wajib tukarkan bukti bayar maksimal 30 hari sesudah tanggal pembayaran ke Kantor Samaat Induk di mana objek pajak terdaftar.

Bisa dikatakan mekanisme ini tetap semi online gara-gara tetap mewajibkan wajib pajak datang ke Samsat untuk menukarkan lembar pengesahan.

Baca juga:
Samsat Digital Belum Beroperasi di Wilayah Indonesia Timur
Syaratnya adalah membawa :

1. KTP asli yang sesuai di STNK beserta fotokopi
2. STNK asli beserta fotokopi
3. BPKB asli beserta fotokopi

Leave a Comment